SURAT KETERANGAN TERDAFTAR

ENERGI BARU TERBARUKAN DAN KONSERVASI ENERGI

 

 

Setiap Perusahaan yang akan proses SKT EBTKE,  wajib mengikuti izin yang telah dimiliki sebelumnya,

seperti Izin Usaha Jasa Konstruksi  “IUJK”, Kamar Dagang Indonesia “KADIN” atau

Surat Kemampuan Usaha Penunjang “SKUP MIGAS”

 

PANAS BUMI

Demi terwujudnya tujuan menuju Indonesia Hijau, peran Ditjen EBTKE, Direktorat yang berada di bawah Kementrian ENERGI & SUMBER DAYA MINERAL “ESDM” yang menangani bidang energi baru terbarukan dan bidang konservasi energi dimana energi yang digunakan dapat lebih ramah lingkungan.

Dikarenakan energi fosil telah menipis, sehingga kebutuhan energi di masa depan tetap dapat terpenuhi dengan menggunakan teknologi terbaru yang berkaitan dengan teknologi dan pemanfaatan sumber daya energi baru.

Terdapat 4 Jenis Klasifikasi Usaha yaitu:

 

1.      Jasa Konstruksi Panas Bumi

3. Usaha Industri Material Panas Bumi

2.      Jasa Non Konstruksi Panas Bumi

4. Usaha Industri Peralatan Panas Bumi

 

 Peraturan PANAS BUMI :

  1. UU No. 21 Tahun 2014
  2. PP No. 7 Tahun 2017
  3. Permen ESDM No. 35 Tahun 2014
  4. Permen ESDM No. 14 Tahun 2017
  5. Permen ESDM No. 37 Tahun 2018 “Tentang Penawaran Wilayah Kerja Panas Bumi, Pemberian Izin Panas Bumi dan Penugasan Pengusahaan Panas Bumi”
  6. Permen ESDM No. 33 Tahun 2018 “Tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Data dan Informasi Panas Bumi Untuk Pemanfaatan Tidak Langsung”